Deliverance Rilis Album Perdana “Bestowed Upon Us” dan Music Video “Shadows Within”

Bandung, Juni 2026 – Unit metallic hardcore asal Bandung, Deliverance, resmi merilis album penuh pertama mereka bertajuk “Bestowed Upon Us” pada 29 Mei 2026. Bersamaan dengan perilisan album tersebut, Deliverance juga menghadirkan video musik terbaru untuk lagu “Shadows Within”, yang menjadi salah satu trek paling emosional dan gelap dalam album ini.

Setelah sebelumnya merilis single dan video musik “Fractured Psyche”, Deliverance melanjutkan perjalanan kreatif mereka dengan menghadirkan sebuah album yang merangkum kemarahan, trauma, dan pergulatan batin manusia dalam balutan musik metallic hardcore yang agresif dan intens.

“Bestowed Upon Us”, Album yang Mengangkat Luka dan Trauma Manusia

Direkam di Rebuilt 40124 Studio, album “Bestowed Upon Us” berisi 11 lagu yang menggambarkan perjalanan emosional dari kehancuran fisik hingga fragmentasi mental. Proses mixing dan mastering ditangani oleh Oktav Mutter, yang juga menjadi sosok penting di balik label yang menaungi Deliverance.

Secara konsep, album ini mengangkat tema tentang berbagai beban yang seolah dianugerahkan atau bahkan dipaksakan kepada manusia sepanjang hidupnya. Dengan nuansa yang kelam, jujur, dan penuh sarkasme, Deliverance mengajak pendengar menyelami rasa sakit, trauma, hingga kenyataan pahit yang tak bisa dihindari.

“Bestowed Upon Us” menjadi refleksi tentang bagaimana manusia berusaha bertahan di tengah luka yang terus membekas, bergerak dari terang menuju kegelapan dengan segala konsekuensinya.

Daftar Lagu “Bestowed Upon Us”

  1. Hitam
  2. Rotten To The Core
  3. Shadows Within
  4. Dark Clouds
  5. Fractured Psyche
  6. Into The Abyss
  7. A Scar That Never Heals (feat. Anggiruna of Devdan)
  8. Guilt
  9. Faction
  10. Who I Am
  11. Succubus

Kehadiran Anggiruna dari Devdan pada lagu “A Scar That Never Heals” menjadi salah satu momen spesial dalam album ini, menambah dimensi emosional sekaligus memperkuat karakter musik Deliverance.

Sementara itu, artwork album digarap oleh Apokalips4U, yang berhasil menerjemahkan atmosfer gelap dan penuh konflik batin yang menjadi benang merah album ini.

“Shadows Within”, Perlawanan terhadap Bayangan Masa Lalu

Sebagai trek ketiga dalam album, “Shadows Within” dipilih menjadi music video terbaru Deliverance. Lagu ini mengisahkan seseorang yang berusaha menghapus bayang-bayang masa lalu dengan cara yang ekstrem. Sebuah cerita tentang menutup luka sebelum sempat sembuh, melupakan tanpa pernah benar-benar memahami, dan melakukan segala cara agar trauma tidak lagi kembali menghantui.

Melalui lirik yang penuh emosi dan kemarahan, Deliverance menyampaikan pesan tentang upaya memutus rantai penderitaan yang selama ini membelenggu seseorang.

“And I burning you inside, burning in my heart! And I hope you know, you can’t never… alive!”

Kutipan tersebut menjadi simbol tekad untuk tidak lagi memberikan ruang bagi masa lalu menguasai kehidupan saat ini.

Produksi Music Video Bersama Reverge dan Ritusworks

Video musik “Shadows Within” diproduksi bersama 40124 Reverge dan Ritusworks, dengan melibatkan sejumlah nama dari skena musik Bandung.

Tim produksi terdiri dari:

  • Oktav Mutter – Director of Photography (DOP)
  • Fadlyma – Cameraman
  • Tabbasam – Photographer BTS
  • Roster band Reverge sebagai pemeran tambahan (extras)

Visual yang dihadirkan dalam video ini memperkuat nuansa gelap dan emosional yang menjadi identitas album “Bestowed Upon Us”.

Tonton Music Video “Shadows Within”

Music video “Shadows Within” telah tayang sejak 29 Mei 2026 melalui kanal YouTube Reverge dan dapat disaksikan melalui tautan berikut:

Tentang Deliverance

Deliverance merupakan band metallic hardcore asal Bandung yang terbentuk pada April 2023. Berakar dari jaringan kolektif musik bawah tanah Kota Bandung, mereka mulai menarik perhatian melalui rilisan maxi-single “To All The Pain That Hides In Truth” pada November 2024.

Awal tahun 2026 menjadi langkah penting bagi perjalanan mereka dengan merilis video musik “Rotten To The Core”, sebelum akhirnya melahirkan album penuh pertama “Bestowed Upon Us”.

Masing-masing personel Deliverance juga aktif di berbagai proyek musik lain dalam lingkaran pertemanan yang sama, sehingga memperkuat eksistensi mereka di skena hardcore Bandung. Secara musikal, Deliverance banyak terinspirasi oleh gelombang baru hardcore modern seperti Knocked Loose, Vein.fm, END, dan Kublai Khan, yang tercermin melalui riff agresif, breakdown berat, dan atmosfer gelap yang menjadi ciri khas mereka.

Dengan perilisan “Bestowed Upon Us”, Deliverance menunjukkan perkembangan signifikan sebagai salah satu nama yang patut diperhitungkan dalam skena metallic hardcore Indonesia. Album ini bukan hanya menjadi penanda kedewasaan musikal mereka, tetapi juga sebuah dokumentasi emosional tentang rasa sakit, trauma, dan perjuangan manusia untuk tetap bertahan di tengah kegelapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *