Menyambut Fajar, The Overtunes Memulai Kembali Lewat Single “Sampai Kapan?”
Grup musik pop asal Indonesia, TheOvertunes resmi membuka lembaran baru perjalanan musik mereka melalui single terbaru berjudul “Sampai Kapan?”. Setelah tiga tahun sejak perilisan mini album Endlessly, trio kakak-beradik yang beranggotakan Mikha Angelo, Reuben Nathaniel, dan Mada Emmanuelle akhirnya kembali bersatu untuk menyiapkan album ketiga mereka.
Perilisan “Sampai Kapan?” menjadi penanda era baru TheOvertunes sekaligus bentuk refleksi personal dari masing-masing personel. Lagu ini lahir dari proses introspeksi panjang yang mereka alami selama vakum berkarya. Dalam sesi penulisan lagu, ketiganya merasakan kelegaan setelah berhasil menuangkan perasaan yang lama terpendam ke dalam musik dan lirik yang jujur.
Secara emosional, “Sampai Kapan?” berbicara tentang rasa lelah, mati rasa, hingga kehilangan semangat menjalani hidup. Namun alih-alih terdengar muram, lagu ini justru dikemas dengan nuansa hangat dan penuh dorongan positif. Lirik seperti “Sampai kapan bersuka tersenyum pura-pura? Terlalu lama diam, tunggu kematian” menjadi bentuk teguran untuk diri sendiri agar kembali bangkit dan memperjuangkan hidup yang diinginkan.
Musik dalam “Sampai Kapan?” dibangun melalui progresi chord minor yang berpadu dengan melodi riang dan vokal koor yang ramai. Perpaduan tersebut menciptakan suasana unik: seperti tamparan dingin yang dibalut pelukan hangat. Mada bahkan menyebut lagu ini sebagai “lagu yang menyenangkan untuk orang malas”, menggambarkan bagaimana pesan berat di dalamnya tetap terasa ringan saat didengarkan.
Menurut Mikha Angelo, lagu ini ditulis dari sudut pandang “tough love” atau cinta yang tegas. “Sampai Kapan?” bukan sekadar tentang menerima keadaan, tetapi tentang keberanian untuk mengulurkan tangan dan mengajak seseorang bangkit kembali. Reuben Nathaniel juga menambahkan bahwa kemarahan dalam lagu ini sebenarnya lahir dari rasa peduli dan kasih sayang.
Memasuki fase terbaru ini, TheOvertunes juga menghadirkan pendekatan kreatif yang berbeda dibanding karya-karya sebelumnya. Mereka mulai melibatkan musisi lain dalam proses penulisan lagu, serta menghadirkan lapisan vokal latar yang lebih kaya dalam proses rekaman. Meski begitu, identitas khas TheOvertunes tetap terasa kuat melalui dominasi gitar akustik dan lirik yang personal serta dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Single “Sampai Kapan?” menjadi awal perjalanan menuju album ketiga TheOvertunes yang dijadwalkan hadir dalam waktu dekat. Tahun 2026 pun tampaknya akan menjadi momentum kebangkitan bagi TheOvertunes, dengan deretan rilisan baru yang disebut akan dipenuhi tema introspeksi, perayaan hidup, dan keberanian menjalani setiap detik kehidupan sepenuh hati.





Leave a Reply