From Ashes to New Rilis Album “Reflections”, Sajikan Nuansa Emosional dan Atmosfer Purgatory
Band rock asal Lancaster, Pennsylvania, From Ashes to New, resmi merilis album terbaru mereka bertajuk “Reflections” melalui label Better Noise Music. Album ini menjadi kelanjutan dari kesuksesan album sebelumnya, “Blackout” (2023), yang sempat menduduki posisi #1 di berbagai chart rock dan metal internasional.
Bersamaan dengan perilisan album, From Ashes to New juga meluncurkan video musik untuk single terbaru mereka berjudul “Forever”. Lagu tersebut langsung mencuri perhatian lewat kombinasi verse yang kontemplatif dengan chorus dan breakdown eksplosif yang menjadi ciri khas mereka. Secara musikal, “Forever” memperlihatkan sisi emosional band tanpa kehilangan energi agresif yang selama ini dikenal oleh para penggemar.
Vokalis Matt Brandyberry mengungkapkan bahwa “Forever” menjadi lagu yang selesai paling akhir dalam proses pengerjaan album. Menurutnya, lagu tersebut terasa seperti penutup emosional yang hadir setelah semua elemen berada di tempat yang tepat. Ia menjelaskan bahwa “Forever” menggambarkan perasaan ketika penyesalan terus menghantui dan tidak pernah benar-benar pergi.
Matt juga menambahkan bahwa dalam album “Reflections”, From Ashes to New sengaja mendorong batas kreativitas mereka lebih jauh dibanding rilisan sebelumnya. Band ini tidak ingin bermain aman, melainkan ingin berkembang dan menciptakan sesuatu yang terasa lebih jujur dan membekas bagi pendengar. Hal tersebut terlihat dari pendekatan musikal yang lebih luas namun tetap mempertahankan identitas modern rock dan nu metal khas mereka.

“Reflections” Angkat Tema Emosional Tentang Purgatory
Meskipun tidak dikonsep sebagai album tema secara penuh, “Reflections” memiliki benang merah emosional yang kuat. Album ini mengeksplorasi perasaan terjebak dalam kondisi seperti purgatory, ketika seseorang dapat melihat harapan di depan mata namun selalu ada sesuatu yang menariknya kembali ke titik terendah.
Nuansa tersebut terasa konsisten di sepanjang album, menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih personal dan emosional. From Ashes to New menggambarkan “Reflections” sebagai representasi perjalanan batin tentang perjuangan, penyesalan, dan usaha untuk bangkit dari keadaan yang menahan seseorang.
Proses Kreatif yang Berani dan Eksploratif
Dalam proses pengerjaan album ini, band mengambil keputusan besar dengan membuang sebagian besar materi awal yang telah mereka buat. Dari total 16 demo lagu, hanya dua lagu yang akhirnya dipertahankan. Keputusan tersebut menjadi titik balik penting yang membuka ruang eksplorasi baru bagi mereka.
Langkah berani ini membuat “Reflections” terdengar lebih segar dan fokus. Band berhasil menciptakan karya yang tetap setia pada akar musik mereka, namun di saat yang sama mampu menjangkau audiens yang lebih luas melalui pendekatan sound yang lebih matang dan dinamis.
Single “Drag Me” Tembus Billboard
Selain “Forever”, album ini juga diperkuat oleh single “Drag Me” yang sukses menembus posisi Top 10 Billboard Mainstream Rock Chart. Pencapaian tersebut semakin mempertegas posisi From Ashes to New sebagai salah satu band modern rock yang konsisten berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan total 12 lagu, “Reflections” menghadirkan eksplorasi musikal yang lebih berani tanpa kehilangan karakter khas mereka. Perpaduan elemen rock modern, nu metal, elektronik, hingga sentuhan emosional yang kuat membuat album ini terasa solid dari awal hingga akhir.
Melalui “Reflections”, From Ashes to New menghadirkan versi diri mereka yang lebih jujur, matang, dan emosional. Album ini bukan hanya menjadi pernyataan tentang siapa mereka saat ini, tetapi juga arah baru yang ingin mereka tuju di masa depan.




Leave a Reply