STUC Merilis Single Bertajuk ‘Spin’

Bandung, 26 Agustus 2022 — Unit math-rock asal kota Bandung yang digawangi oleh Dida (Drum), Wisnu (Gitar), Ades (Gitar), dan Ojan (Bass) merilis single kedua bersama Humané Records pada tanggal 26 Agustus 2022 dengan tajuk ‘Spin. Lagu berdurasi dua menit empat puluh detik ini menjadi single kedua mereka setelah berhasil menelurkan single pertama berjudul “Blow” di tahun 2020.

Lagu yang ditulis oleh Wisnu ini merepresentasikan tentang mood yang secara acak bisa berganti, ada saat ceria, sedih, bahkan marah. Seperti halnya sebuah kincir yang butuh hembusan angin untuk membuatnya berputar. Kadang kencang, kadang melambat dan kadang juga diam menunggu angin yg menghebusnya kembali. Hal ini membuat STUC ingin menyampaikan pesan yang mendalam lewat lagu nya, bahwa support system sangat dibutuhkan dalam semua aspek kehidupan untuk menjaga mood tetap di posisi baik.

Proses kreatif penulisan lagu ini terjadi pada awal 2020 yang pada saat itu sedang terjadinya pandemi. Dengan ruang gerak yang sangat terbatas itu STUC mencoba metode mandiri dengan memanfaatkan teknologi serta equipment yang ada dan melakukan penulisan lagu sampai proses rekaman yang dilakukan di tempat tinggal masing-masing sampai satu titik optimal untuk menjadikan lagu ini terwujud. 

STUC terbentuk pada akhir tahun 2019 yang digawangi oleh Dida (Drum), Wisnu (Gitar), Ades (Gitar), dan Ojan (Bass).

Dengan bermodal kesamaan influence yang dominan nya adalah musik yang progresif, maka band tersebut sepakat untuk mengangkat genre Math-rock sebagai benang merah dalam pembuatan musik mereka.

STUC secara keseluruhan bermuatan instrumental – tanpa vokal. Unsur progresif seperti irama ganjil dan berubah-ubah ikut menambah dinamika menjadi lebih colorful. Kebebasan ekspresi yang dibuat oleh setiap elemen nya menjadikannya terdengar padat dan kompleks.

Asumsi kompleksitas secara subjektif kadang terkesan “berat”, namun kesan berat tersebut diringankan dengan sentuhan clean gitar yang dominan hingga terdengar lebih “ramah” di telinga semua kalangan.

STUC muncul dengan harapan musik instrumental dapat lebih dikenal dan dinikmati secara luas sehingga menciptakan peluang bangkit nya scene musik instrumental di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *