‘Kaleidoskop Tur 2022’, Tur Kolaborasi The Cat Police, Rub of Rub, dan Sundancer

Jakarta, 1 Juni 2022 – Pergerakan musik hari ini berhadapan dengan berbagai tantangan, term ‘bersama’ kemudian menjadi kunci. Perlu kekuatan berjejaring. The Cat Police (Tangerang), Rub of Rub (Bandung), dan Sundancer (Mataram) datang dari lintas daerah dan mengamini bahwa tur kolaborasi menjadi salah satu jalannya. Mengambil tajuk Kaleidoskop Tur 2022 menjadi lanskap perjalanan dan rangkaian peristiwa beberapa tahun ke belakang, serta menjadi penanda mereka pernah bersama melakukan aktivasi ini. 

Perjalanan akan dilakukan pada enam titik di daerah Jawa dan DKI Jakarta, serta diorganisir oleh La Munai Records, label rekaman yang menaungi Rub of Rub dan Sundancer. Secara berurutan, telah dilakukan di Semarang pada 25 Mei 2022 bekerjasama dengan Whocares Collective, Yogyakarta pada 26 Mei 2022 bekerjasama dengan Basement Studio, Malang pada 27 Mei 2022 bekerjasama dengan Heartfelt Collective dan 1001 Malam, dan Surabaya pada 28 Mei 2022 bekerjasama dengan Suburbia Est. Selanjutnya, akan dilaksanakan juga di Bandung pada 18 Juni 2022 dan Jakarta pada 19 Juni 2022.

Putaran pertama, pada empat titik di daerah Jawa kemudian mempertemukan ketiga band yang berangkat dari kota tinggal berbeda. The Cat Police memulai keberangkatan dari Tangerang, dilanjutkan menjemput Rub of Rub di Bandung, lalu Sundancer menyusul langsung dari Lombok dan Yogyakarta menuju titik pertama, yaitu Semarang.

Rizwan, Rub of Rub, menambahkan, “Bikin tur bersama ini karena ingin ambil kesempatan. Karena memang Rub of Rub ingin tur, Sundancer ingin tur, The Cat Police juga ingin tur. Jadi kami memutuskan untuk tur bersama.”

Tidak hanya showcase, di tiap kota, mereka juga menyempatkan untuk tur radio, beberapa yang sempat disambangi ialah Geronimo FM di Yogyakarta, Elfara FM di Malang, dan RRI Pro 1 di Surabaya. 

Tujuannya selain memperluas dengar karya dan kehadiran yang telah berjalan, jauh lebih penting adalah berkenalan dan berjejaring dengan teman-teman di tiap daerah. Ditambahkan Decky, Sundancer, “Tujuan nge-band itu kan cari teman. Lewat tur ini senang bisa dapet teman banyak, apalagi dari tiap-tiap kota. Dan karena tur bersama juga bisa tambah kenal satu sama lain, terutama antar personil.”

Tentu, di tiap kota, ada beberapa musisi lokal yang ikut berpartisipasi dalam tiap showcase. Di Semarang bersama Mandoors, Wol, dan Maloree. Di Yogyakarta bersama Marie Joe dan The Bunbury. Di Malang bersama The Rentenir, Re:nan, dan Gang Holiday. Di Surabaya bersama Decemberism, Eisen, dan Closure.

“Tujuannya satu, jalan-jalan dan kedua, jalan-jalan bareng teman. Kalau jalan sendirian kan juga nggak asik. Itu yang penting,” tambah Zaki, The Cat Police.

‘Kolaborasi’ pada tur menjadi kata penting dan menguatkan. Diharapkan tur kolaborasi dapat memperluas gerak ekosistem, membuka perkenalan, dan berbagi cerita daerah demi daerah yang telah dan akan dikunjungi. Selain showcase, akan ada berbagai merchandise eksklusif. Tersedia juga kaos ‘Kaleidoskop Tur 2022’ dari La Munai Records dan Les Siebon. Jadi, sampai jumpa di lokasi!

***

Profil The Cat Police

The Cat Police, unit musik senang-senang dari Tangerang (ID) mencoba merekam segala sesuatu di sekitar ke dalam musik. Lahir pada pertengahan 2008, perjalanan mereka bukan tanpa perubahan. Beberapa kali pergantian personil, kini ialah Zaki Lazuardian (Vokal), Odong Page (Bas), Jack Andi (Gitar), Gilang Gamma (Gitar), Abrang Wino (Keyboard), dan Muhammad Syiam (Drum). Membuka perjalanan dengan ‘Tropical Industries’ (2016) dan dilanjutkan dengan ‘Mirror, Mirror on the Wall’ (2019), mereka kembali dengan ‘Like No Other Do / The Room with Large Paintings’ (2022).

Profil Rub of Rub

Rub of Rub, band dub eksperimental kontemporer dari Bandung (ID). Merujuk dari nama RUB yang berarti memijat/menggosok, membentuk karakter mereka sejak 2013. Bersama Rizwan Sukarna (Gitar & Vokal), Akbar Nurhakim (Synthesizer & Gitar), Zona Khautsar (Drum), dan Atma Derajat (Bas), musik Rub of Rub mengambil alunan psychedelic, elektronik, disco, dan reggae dub progresif. Setelah berkelana dengan ‘Ruang Waktu’ (2018), ‘Fluktuasi’ (2021) diamini memperkencang langkah mereka.

Profil SundancerSundancer, duo garage punk dari Mataram, Lombok, NTB (ID). Dibentuk sejak Mei 2018, ialah Decky Jaguar (Vokal & Gitar) dan Oom Robo (Gitar & Vokal). Sebagai ‘garage rockers’ yang taat, Sundancer konsisten menggunakan alat yang murah dan rekaman sederhana untuk menjaga kualitas sebagai ‘musisi amatir’. Diawali dengan ‘Musim Bercinta’ (2018), Sundancer kembali membawa ‘Suvenir’ (2021) untuk berkeliling dan menjadi oleh-oleh ke tiap kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *